jump to navigation

Hakikat Pe eN eS 29 Januari 2009

Posted by RobiMu in Asal Nulis Doank.
trackback

Pagi yang cerah di distrik entrop Jayapura, hari ini 29 Januari 2009, terasa cepat saja berlalu waktu sebulan ini, segunung tekad dan rencana yag di boyong diawal tahun ini belum bisa ku mulai dengan baik untuk menapaki sebelas bulan ke depan di 2009 ini.

Hufh….setahun sudah berada dibawah naungan abdi negara, sebagai seorang calon pegawai negri sipil yang pada dasarnya antara CPNS dan PNS itu sama saja,hanya yang membedakannya selembar sertifikat prajabatan (hehehe). Dalam hatiku ini bertanya, apa sih hakikatnya seorang PNS, apakah pekerjaannya sudah memberi dampak buat kelangsungan negara kesatuan republik Indonesia ini? Jawabannya mungkin saja berbeda-beda dari setiap PNS. Ada yang menjawab dia sudah sunggu sangat berjasa bagi negara ini, ada juga yang menjawab dia yang hingga hampir pensiun pun dia tidak tau apa “pekerjaan” PNS itu sebenarnya.

Label “santai” itulah yang tertera dari image pekerjaan PNS, oopss…tapi jangan mengeneral dulu…gak semuanya lho, ada dibeberapa departemen yang pekerjaan PNS ini benar2 sibuk. Namun pada dasarnya pekerjaan PNS itu bisa dibagi dalam tiga tahap. Diawal tahun, mengurus proyek buat kantor, ditengah tahun mengurus pekerjaan rutinitas, diakhir tahun membuat laporan proyek kantor.

Setiap tahunnya selalu saja ada penerimaan pegawai negri yang katanya pada tahun tersebut juga banyak yang pensiun makanya selalu ada penerimaan, tetapi pernahkan negara ini mengkaji berapa total jumlah PNS yang udah ada, dan berapa persen target pencapaian kerjanya untuk kelangsungan negara ini. Herannya mengapa pemerintah tidak meningkatkan saja kinerja serta kesejahteraaan PNS yang udah ada.

Lihat saja, penerimaan PNS selalu saja ada disetiap departemen disetiap tahunnya. Nantinya pegawai baru akan mengalami syndrome “bingungistis” selama 5 – 8 bulan kedepan. Gak tau apa yang dikerjakan, ikut bingung ditengah pegawai – pegawai lama yang udah duluan bingung (hehehe). Eh, tapi gak juga sih, gak semua tempat bekerja PNS seperti itu ada juga yang mempersiapkan pegawainya sebelum memulai pekerjaan baru dan memberikan fasilitas yang baik pada pegawainya untuk bekerja.

So, apa kesimpulannya?? Begini, baik buruknya kinerja seorang PNS banyak faktor yang mempengaruhi. Pribadi yang bagus tapi tidk didukung oleh lingkungan kantor yang mantap juga tidak akan meberikan output kinerja yang sempurna. Sebaliknya, Lingkungan kerja yang bagus jika pribadi PNS nya tetap manyun juga tidak akan memberikan output kerja yang sempurna.

Komentar»

1. clararch02 - 2 Februari 2009

Iya, beda2 kog.. waktu aku masuk Bi, sama kasubagku dikasi bimbingan yang jelas harus apa dan apa yang bisa dikerjakan.. jadi dari awal sudah mengerti harus apa selama bulan2 ke depan (mungkin karena tenaga teknisnya emang terbatas juga siy), di divisiku ada yang santai banget, ada yang sibuk banget, semua tergantung individunya.. Salam.. Clararch02.blogspot.com
Maen2 Bi ke blogku..

2. pia - 3 Februari 2009

label santai?? iya, ni gi santai..:)
nenurutku, semua karena ada ketidak merataan antara personel ma beban kerja dari tiap bidangnya. Ada yang orangnya dikit, pi kerjanya numpuk..trus ada yang orangnya banyak, yang dikerjain dikit, kurang efektif dan efisien (kerennya sangkil dan mangkus, )
Pembagian bidang2 di departemen spertinya berdasrkan “pesanan” saja, perlu ada pembenahan, sebenarnya bagian2 apa saja yang bener2 diperluin..Serta, mekanisme prekrutan yang lebih baik..(lihat blogna ami matondang!)..

3. khairullah - 3 Februari 2009

Assalamu alaikum salam kenal. You’re right brother, salah satu permasalahan yang patut dikritisi adalah orang2 kadang2 salah kira dikiranya kalo jadi pns hidupnya terjamin en santai. Memang gaji dapat tiap bulan tapi cenderung pas-pasan. Sehingga kalo perlu barang/duit banyak terpaksa SKnya ‘disekolahkan’ ke bank. Kalo dibandingkan dengan anggota DPR jauh sekali. Sebenarnya kalo mau jadi orang kaya jangan jadi PNS tapi jadilah pedagang/pengusaha. Santai? Tergantung diri kita sendiri kalo pengen maju jgn santai. Banyak yang bisa dipelajari di lingkungan kantor masing-masing.

4. upikmanis - 23 Maret 2009

satu lagi roby ku…
yang sangat ngaruh dengan kinerja PNS itu adalah
tekat mereka untuk jadi PNS tu apa???
untuk cari aman kah???
atau sungguh2 untuk menjadi abdi negara kah????

ghuuufff….

miz u sob

5. RobiMu - 23 Maret 2009

hm…tekad ya dyan? mungkin sebagian mereka gak punya tekad untuk apa jadi PNS, terkadang malah banyak karena “nasib” yg membuat mereka harus menjadi PNS….dan di PNS pun ada yg senang ada yg susah….gak semuanya yg nyaman jadi PNS..

6. Ogekdedy - 6 Juli 2009

Skrg roby dah tau gmn lingkungan knegrian tu kan? Saya masuk PNS karena kbetulan pd skitar 5 thn yg llu, bos perdana saya sring berpesan “dedy, dunia PNS tu bisa kearah yg baik, bisa pula menjerumuskan, jgn skali2 kau ikut2an terkontaminasi,” katanya. Tpi, saya bersyukur juga, sbb ini lah jalan hidup saya yg sbaiknya mesti saya gunakan untuk lebih berguna bagi orang lain, bangsa dan negara saya. Mnurut saya, kita tak perlu psimis ttg dunia kepegawenegrian, sbb yakinlah, tak berapa lama lagi, ada titik paling cerah yang menjanjikan di dunia kepegawainegrian ini, yg memukau, dan membuahkan satu kebanggaan tuk sebuah status PNS dikemudian hari nanti. Insya Allah. Aamiin…

7. mahalabiu - 17 Februari 2010

halooo rekan sesesma PNS.. salam kenal…mudahan semua slalu sehat n sukses…yap.. beberapa hari yang lalu saia terbesit dalam pikiran saia..kemudian saya mencoba merenung untuk mencari hakikat dari pns itu sendiri..
mudahnya sya ilustraskan seperti ini :
apabila kita merencankan suatu hajat pernikahan dan perkawinan/acara lainnya maka ditunjuklah orang yang dapat dipercaya untuk menjalankan hajat tersebut kmudian dibentuklah panitia yang yng ditunjuk untuk menyelenggaraakan acara tersebut mulai dari persiapan, makanan, gedung, undngn, tatarias, keamanan, perizinan, distribusi dll semua orang yng ditunjuk itu memiliki tugas, dan tanggung jawab yang diberikan oleh pihak keluarga agar dapat terselengranya acara tersebut.. mulai dari perencanaan, proses, pelaksanaan n selanjutnya.. nah dapat kita analogikan dgn khdupan pns sama seperti panitia acara.. yang kita ketahui jumlah pns itu berjuta2 jumlahnya.. mereka memiliki kewenangan dan tugas masing-masing semua harus dilaksankan secara profesional dan bertanggung jawab juga saling berkordinasi satu dengan yang lainnya agar saling singkron satu sama lain.atasan pun harus sibuk dalam upaya terlaksananya acara../penyelenggaraan negara..koordinasi degnan ini itu.. mengupayakan keamanan kalo ada yang menggangu rencana acara/penyelenggaraan negara, merekruat orang2 yg berkualitas dlm pembungan dll (silahkan jabarkan sendiri)
dan akhirnya terselenggara jualah acar tersebut dengan maksimal dan berkesan dengan persiapan yang matang hingga berjalan dengan sukses dan mendapat pujiaan dari para pengunjung/undngnan. dan setelah usai acara para panitia mempertanggung jawabkan apa2 yang telah dilaksanakannya, apa2 yng tlah dikeluarkannya dll dngn transparan.. dan akhirnya semua berjalan dengan baik semua memuaskan…sama seperti itu lah hakikat menjadi pegawai negeri.. semua nya harus asaling berkoordinasi semua harus tau tugas2 yang diemban, apa2 yang menjadi kuasa dan tangggung jawabnya.. komunikasi itu sngnt penting.. maka jadilah seorang yng profesional jgn setegnah2..apa pun pekerjaan kita.. semoga bermanfaat


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: